Cara Membuat Rotasi Pada CO Line PABX Panasonic

Pada beberapa kasus perusahaan yang menggunakan system pabx, tagihan pada nomer tertentu membengkak sangat besar, sedang pada nomer yang lain sangat kecil.

Hal ini bisa terjadi jika line CO yang ada banyak tetapi pada system pabx nya pada akses line CO tidak dibikin rotasi.

Pada PABX Panasonic, secara default system akses line CO nya tidak rotasi. Pada HT series akan mengambil nomer urut line yang terkecil, sedang pada type TDA berlaku kebalikannya yakni mengambil dari nomer urut terbesar.

Misal pada HT series terpasang 6 CO line (6 trunk), maka prioritas yang akan dipakai jika menekan tombol akses CO (bisa 9 atau 0) adalah CO nomer 1 yang pertama diambil. Sedang pada CO nomer 6 tentu akan jarang terambil, hanya akan terpakai jika ada 5 orang yang memakai CO yang ada, sesuai prioritas.

Pada TDA berlaku yang menjadi prioritas jika ada yang mengakses CO line itu adalah pada nomer urut yang terbesar secara default. Ini yang mengakibatkan jika port CO di TDA tidak didisable maka akan terambil line yang kosong.

Pada HT series, system ini ada di kode program no [122] jika memprogram menggunakan digital key telepon, sedang pada TDA saya tidak tahu pada program berapa jika menggunakan digital key telepon, tetapi jika menggunakan software maka ada di menu Trunk Group—TRG Settings (3-1-1).

HT series:

[122] [SP-Phone][Auto Ans] pilih sampai tampilan dilayar Enable [Store]

TDA:

Pada menu [3-1-1] Trunk Group—TRG Settings: terdapat 3 pilihan High -> Low, Low -> High, Rotation. Pilih Rotation [Apply]